Tampilkan postingan dengan label Tips Franchise. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Franchise. Tampilkan semua postingan
argia

Beberapa Model Franchise Yang Disukai Pengusaha

Franchise menjadi salah satu investasi murah untuk mendapatkan keuntungan maksimal. Menjadi pengusaha menjadi salah satu pilihan karir yang sangat menguntungkan bagi mereka yang berhenti bekerja di perkantoran atau mereka yang ingin bekerja sendiri. Ada cukup banyak jenis investasi saat ini, namun franchise menjadi investasi yang menguntungkan bagi siapa saja bahkan bagi pemula. Franchise menjadi pilihan terbaik bagi mereka yang ingin bekerja sendiri, menjadi bos dan berkreasi tanpa batas. Franchise adalah investasi murah yang untuk menjadi pengusaha mandiri.

Beberapa Model Franchise Yang Disukai Pengusaha

 gambar diambil dari franchisehelp

Franchise adalah bisnis yang minim risiko dibandingkan jika Anda membangun bisnis sendiri. Frachise adalah model bisnis yang luar biasa dan tumbuh dengan cepat. Jika Anda menjalankan bisnis franchise dengan tepat maka bisnis Anda akan tumbuh dengan cepat dan bisa mengubah perekonomian Anda dengan cepat. Anda juga bisa balik modal dengan cepat sehingga bulan berikutnya Anda bisa menikmati keuntungan dari bisnis tersebut. Franchise adalah investasi murah yang memiliki beberapa keunggulan diantaranya memiliki sistem yang baik, bisa disesuaikan dengan modal Anda, memiliki sistem bisnis dan branding yang baik dan juga Anda bisa mendapatkan mentor yan tepat yaitu pemilik franchise tersebut.

Banyak pengusaha muda yang sangat menyukai bisnis franchise, hal ini karena beberapa model yang dimiliki oleh franchise diantaranya teknologi, sistem keuangan, kerjasama dan bisnis yang bisa diturunkan dan pengembangan bisnis hingga skala internasional. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa penjelasan dari model bisnis franchise.

Teknologi
Franchise adalah bisnis yang memanfaatkan teknologi  untuk pertumbuhannya. Banyak pengusaha baru yang memulai bisnisnya namun mereka bisa gagal secara cepat. Hal ini karena mereka tidak memiliki teknologi yang baik untuk memajukan bisnis mereka. Namun, dengan franchise, Anda bisa menggunakan teknologi yang dibuat oleh pemilik franchise dan Anda bisa menjalankannya dengan mudah. Investasi murah ini menggunakan teknologi berupa teknologi smartphone atau mobile, komputer dan juga SEO untuk mempercepat pertumbuhan teknologi pada segmen franchise.

Modal yang bisa disesuaikan
Memulai bisnis franchise berarti Anda harus mengeluarkan modal sesuai dengan ketentuan franchisor. Namun, banyak franchisor yang memberikan kemudahan bagi investor baru untuk membeli franchise mereka dengan modal yang bisa disesuaikan. Maksudnya, Anda bisa memulai bisnis tersebut sekalipun memiliki modal yang sangat minim. Banyak franchisor yang membuat program untuk membantu keuangan investor dengan memberikan kredit untuk pembelian franchise. Hal ini sangat menguntungkan bagi pemula untuk memulai bisnis frachise dimana mereka tidak perlu bingung mencari dana untuk memulai investasi murah tersebut. 

Bisnis yang bisa diturunkan
Franchise adalah model bisnis yang bisa diturunkan pada keluarga sendiri. Anda dan anak atau istri bisa bekerja sama membangun dan menjalankan bisnis franchise. Saat ini banyak orang tua yang memberikan modal kepada anaknya untuk memulai bisnis franchise dan menjadi pengusaha muda. Saat ini kesempatan kerja sangat minim karena banyak lulusan perguruan tinggi yang mencari pekerjaan. Namun dengan menjalankan bisnis franchise, Anda tidak pelru khawatir karena bisnis ini bisa diturunakn pada anak-anak. Mereka bisa memulai bisnis dengan mudah dan meneruskan bisnis franchise Anda.

Pengembangan bisnis hingga manca negara
Internet membantu semua pengusaha untuk melakukan ekspansi hingga ke luar negeri. Franchise adalah salah satu model bisnis dengan investasi murah yang bisa dikembangkan hingga ke manca negara. Anda bisa membuka franchise di luar negeri untuk memasarkan produk maupun jasa. Dengan modal yang minim, Anda tetap bisa membuka bisnis frachise di luar negeri. Mengembangkan bisnis ini hingga ke luar negeri memberi kessempatan bagi Anda untuk mendapatkan keuntungan lebih. 

Untuk memulai pengembangan bisnis franchise di luar negeri, Anda harus beradaptasi dengan negara tersebut. Anda harus mengidentifikasi apakah produk Anda sesuai di lingkungan atau negara baru, dibutuhkan oleh masyarakat disana atau tidak sebelum Anda melakukan ekspansi. Sekalipun franchise adalah salah satu investasi murah, namun untuk mengembangkannya dibutuhkan perencanaan yang tepat.
argia

Cara Mudah Membeli Franchise Bagi Pemula

Memulai bisnis franchise memang harus memikirkan banyak hal, salah satunya adalah bagaimana Anda mendapatkan dana untuk membeli franchise dari franchisor. Untuk menjalankan bisnis franchise, modal memang sangat berperan. Sekalipun saat ini banyak pilihan bagi Anda yang bermodal kecil untuk memulai franchise, namun tetapsaja Anda harus menyiapkan dana untuk memulainya. Ada beberapa cara yang bisa Anda pilih untuk membeli franchise.

Cara  Mudah Membeli Franchise Bagi Pemula

 gambar diambil dari http://franchisemanila.com

Jika Anda ingin memulai bisnis franchise sendiri, maka Anda harus memikirkan modal bisnis sendiri. Sebagian besar menjalankan franchise memang dilakukan secara perseorangan karena bisnis ini adalah bisnis skala kecil. Berikut beberapa cara untuk membel franchise yang bisa Anda pilih.

1. Tabungan sendiri
Jika Anda memiliki tabungan yang cukup untuk membeli franchise, maka Anda bisa mempergunakan tabungan tersebut untuk membeli franchise. Jika Anda tidak ingin terjerat hutang dalam berbisnis, maka Anda harus menyisihkan penghasilan untuk tabungan. Suatu saat jika Anda ingin memulai bisnis baru seperti halnya franchise, Anda bisa mengambil tabungan sendiri untuk modal. Menggunakan tabungan sendiri untuk membeli franchise adalah pilihan yang mudah dan tidak berisiko karena Anda tidak membayar bunga atas uang tersebut.

2. Menjual aset
Jika Anda tidak memiliki tabungan untuk memulai bisnis franchise, maka pilihan yang paling aman adalah dengan menjual aset yang Anda miliki. Anda bisa menjual motor atau mobil pribadi untuk memulai bisnis, hal ini memang jauh lebih aman dibandingkan Anda harus berhutang. Tapi, pertimbangkan juga tingkat pengembalian dari aset yang Anda jual tersebut. Untuk mengganti aset yang Anda jual, pasti membutuhkan waktu apalagi Anda baru memulai bisnis. Pertimbangkan, apakah aset yang akan Anda jual sangat penting bagi kehidupan dan bisnis Anda? Jika memang sangat penting, ada baiknya Anda memilih aset lain yang tidak begitu penting.

3. Pinjaman bank
Mencari dana di bank untuk memulai bisnis franchise, hal ini memang wajar dan banyak pelaku bisnis yang mendapatkan dana dari bank. Anda bisa mendapatkan dana bank untuk membeli franchise, tapi Anda harus mengembalikan pinjaman beserta bunga yang dibebankan pada Anda. Jika Anda tidak memiliki keahlian dalam berbisnis, maka Anda harus siap menanggung risiko jika suatu saat Anda gagal berbisnis. Memilih bank sebagai sumber pendanaan bisnis, maka Anda harus menyerahkan jaminan berupa sertifikat tanah atau rumah, BPKB mobil atau motor dan jaminan lainnya. 

Jika Anda baru memulai bisnis franchise, agar Anda aman dan tidak terbebani dengan bunga bank yang terlalu besar, maka pilihlah franchise dengan modal kecil. Memilih franchise dengan modal kecil membantu Anda mengurangi risiko bunga bank dan risiko kerugian yang terlalu besar ketika Anda gagal berbisnis.
argia

Sudah Siapkah Anda Memulai Bisnis Waralaba?

Memilih bisnis waralaba atau franchise membuat banyak orang sukses dalam waktu yang tidak lama. Jika Anda merencakanan untuk memulai bwaralaba, sebelum membeli salah satu waralaba maka Anda harus menanyakan pada diri sendiri,apakah Ada sudah siap untuk memulai bisnis tersebut? Memulai bisnis waralaba memang hampir sama dengan bisnis lainnya, Anda harus merencanakannya dengan baik. Sebelum memulai bisnis, perencanaan yang matang bisa membantu Anda mencegah kebangkrutan atau menghindari masalah yang mungkin terjadi di kemudian hari.

Bisnis tanpa perencanaan, hal ini bisa gagal ditengah jalan demikian juga dengan bisnis waralaba. Sekalipun kebanyakan orang mengatakan waralaba sangat mudah dijalankan, namun pada kenyataannya Anda harus mempersiapkannya dengan sebaik mungkin. Ada cukup banyak langkah untuk memulai bisnis waralaba seperti menganalisa pasar, konsumen, franchisor, fasilitas dan support dari mereka serta modal yang Anda miliki.

memulai bisnis waralaba

 gambar diambil dari https://www.eggfreecake.co.uk

Jika Anda masih bingung, apakah Anda sudah siap untuk memulai waralaba atau belum, silahkan mempertimbangkan beberapa hal dibawah ini.

1. Apa tujuan Anda?
Jika Anda saat ini sudah memiliki penghasilan yang cukup tinggi di perusahaan dan Anda ingin menjalankan bisnis waralaba, maka tanyakan pada diri Anda mengapa Anda menginginkannya? Sebagian memilih waralaba karena mereka ingin mencari pekerjaan baru yang lebih nyaman. Memilih waralaba berarti Anda adalah seorang bos, Anda yang menjalankan semua bisnis dan keuntungan bisa Anda dapatkan sepenuhnya.
Jika tujuan Anda adalah untuk mencari pekerjaaan yang lebih nyaman dan fleksibel, maka Anda bisa memilih waralaba. Bisnis waralaba adalah bisnis yang membuat Anda menginvestasikan uang Anda untuk membeli waralaba pada franchisor. Anda harus bekerja untuk mengembalikan investasi Anda dan mendapatkan keuntungan brsih tiap bulan dari waralaba yang Anda beli. Ada banyak tujuan mengapa bisnis waralaba semakin banyak peminatnya. Mereka berinvestasi waralaba karena ingin mandiri, ingin bekerja lebih santai, bekerja dengan keluarga dan juga ingin memulai usaha yang lebih baik.

2. Pertimbangkan saran keluarga
Keluarga memiliki peran yang sangat penting bagi kemajuan bisnis Anda sekalipun Anda yang menjalankannya, Tidak ada salahnya jika Anda mempertimbangkan sarah dari keluarga untuk memulai bisnis waralaba. Mungkin Anda perlu membicarakan rencana investasi Anda dengan istri, orang tua atau anggota keluarga lain. Karena sebagian besar bisnis waralaba memang melibatkan keluarga, jadi pastikan Anda mendapatkan saran yang terbaik dari mereka sebelum berinvestasi.

3. Pertimbangkan saran praktisi
Banyak cara yang bisa Anda pilih untuk memulai waralaba, salah satunya adalah dengan mempertimbangkan saran dari praktisi waralaba atau mereka yang sudah lama menjalankan waralaba. Tidak semua waralaba bisa Anda pilih karena bisnis wralaba ini juga membutuhkan keahlian khusus. Sekalipun Anda mendapatkan bantuan dari franchisor, namun ada baiknya Anda mempertimbangkan saran dari pratisi waralaba.

4. Pertimbangkan pengalaman Anda
Akan lebih baik jika Anda memiliki pengalaman dalam berwirausaha atau waralaba. Menjalankan bisnis baru akan lebih baik jika Anda memiliki pengalaman menjalankan bisnis serupa atau berbeda. Sekalipun banyak franchisor yang membantu Anda untuk menjalankan waralaba, namun hal ini tidak memberikan jaminan bahwa bisnis Anda akan berjalan lancar. Training yang diberikan oleh franchisor sebagian besar adalah untuk memperkenalkan bagaimana Anda memulai bisnis waralaba tersebut.

5.  Pertimbangkan segmentasi bisnis
Segementasi pasar sangat penting sebelum memulai bisnis, demikian juga waralaba. Anda harus mempertimbangkan dimana lokasi yang tepat untuk membuka usaha, siapa konsumen Anda dan siapa pesaing Anda. Jika prospek bisnis waralaba yang Anda pilih sangat bagus, namun pesaing Anda cukup banyak, hal ini akan mempersulit Anda untuk mendpatkan keuntungan. Karena itu, sebelum memilih bisnis waralaba, pastikan Anda sudah menganalisa segmentasi pasar yang tepat.
argia

5 Cara Terbaik Agar Tidak Menyesal Bisnis Franchise

Memilih bisnis franchise adalah keputusan bagi banyak orang, bahkan mereka sangat antusias untuk memulai bisnis ini. Ketika Anda membeli franchise maka Anda bisa menjual produk yatau jasa yang Anda beli tersebut dengan cepat. Anda tidak membutuhkan nama atau merek produk, Anda tidak membutuhkan peralatan dan perlengkapan untuk memulai bisnis. Franchise adalah bisnis yang instan. Namun, sekalipun Anda dimudahkan dalam berbagai hal, Anda harus teliti dalam memilih bisnis ini. Memilih bisnis franchise sama halnya dengan memilih atau berinvestasi pada bisnis lainnya. 

tips memulai franchise

gambar diambil dari http://www.watts.com.my
 
Memilih bisnis franchise, sekalipun Anda dibantu oleh perusahaannya, hal ini bukanlah garansi membuat Anda sukses dengan cepat. Jika Anda tidak bersemangat dalam menjalankan bisnis ini, maka sia-sia saja mereka memberikan informasi sedetail mungkin tentang franchise yang akan Anda jalankan tersebut. Nah, jika Anda memilih bisnis franchise maka Anda harus memilihnya dengan tepat agar tidak menyesal di kemudian hari.

Berikut adalah 5 cara terbaik memilih franchise agar tidak menyesal.

1. Berapa besar keuntungannya
Tidak semua bisnis franchise bisa memberikan keuntungan pada Anda. Pemillik franchise menyediakan sistem bisnis pada Anda dimana Anda nanti akan menjalankannya. Anda membayar bisnis tersebut dan Anda mendapatan sistem pengembangan bisnis dari mereka. Pemilik franchise sebagian besar memang memberikan beberapa tips untuk memulai bisnis tersebut, namun Anda harus memahaminya dengan cermat. Pastikan Anda sudah memperhitungkan berapa besar keuntungan memilih bisnis franchise yang Anda inginkan. Saya sarankan Anda harus membuat analisa bisnis yang tepat agar Anda bisa memprediksi ROI dan juga berapa besar average income perbulan yang Anda dapatkan.

2. Berapa besar modal Anda?
Modal untuk memulai bisnis franchise memang beragam, bahkan saat ini Anda bisa memilih modal yang minim atau sekitar 500 ribuan saja. Anda bisa menyesuaikan biaya pembelian franchise tersebut dengan modal yang Anda miliki. Saya sarankan jika Anda masih pemula, Anda bisa memilih franchise yang modalnya kecil. Ini akan memudahkan Anda untuk belajar berbisnis franchise dan menghindarkan Anda dari kerugian atau kehilangan investasi. Karena franchise adalah bisnis investasi, maka jika suatu saat Anda gagal, investasi Anda akan hilang. Jangan tergiur dengan keuntungan besar yang ditawarkan oleh pemilik franchise jika Anda tidak memiliki modal yang cukup untuk membeli franchise tersebut. Jangan memaksakan diri untuk berhutang jika Anda masih pemula. 

3. Bagaimana kemampuan Anda?
Masing-masing orang memiliki kemampuan yang berbeda-beda dalam menjalankan usaha, demikian juga jika Anda memilih bisnis franchise. Dan tidak semua jenis franchise memiliki system yang sama. Sebelum Anda membeli franchise maka Anda harus mengukur seberapa besar kemampuan Anda dalam menjalankan bisnis tersebut. Ada cukup banyak pilihan bisnis franchise yang bisa Anda pilih berdasarkan kemampuan Anda sendiri. Jika Anda merasa sanggup untuk menjalankan bisnis tersebut maka Anda bisa mengambilnya. Jika Anda merasa kurang mampu atau bahkan sama sekali tidak mampu, maka jangan ambil bisnis tersebut.

4. Berapa banyak orang yang suka produk atau jasa tersebut?
Jika Anda memilih franchise makanan, maka berapa besar peluang makanan tersebut terjual? Berapa besar orang yang menyukai makanan tersebut? Ini adalah hal yang sangat penting Anda pikirkan agar tidak menyesal di kemudian hari. Jika produk atau jasa yang Anda pilih memiliki peluang yang sangat besar untuk terjual setiap bulannya, maka Anda bisa membeli franchise tersebut. 

5. Kredibilitas perusahaan franchise
Anda mendapatkan penawaran sangat menarik dari perusahaan franchise atau franchisor. Dengan keuntungan bla bla bla, maka Anda sangat tertarik dan membeli franchise tersebut. Tapi, beberapa bulan ternyata perusahaan tersebut tutup atua menghilang tanpa jejak, bagaimana bisnis Anda di kemudian hari? Saya harapkan saat ini Anda harus berhati-hati memilih bisnis franchise sekalipun Anda mendapatkan iming-iming keuntungan yang sangat menggiurkan. Agar tidak menyesal, Anda harus mempelajari perusahaan tersebut dengan baik, apakah perusahaan franchise tersebut benar-benar memiliki kredibilitas yang tinggi, memiliki cukup banyak mitra bisnis atau masih baru. Dengan begitu, Anda tidak akan menyesal menjalankan bisnis franchise.
argia

4 Hal Penting Sebelum Memulai Bisnis Franchise

Memulai bisnis franchise tidaklah semudah apa yang Anda bayangkan jika Anda menginginkan keuntungan yang besar. Anda harus bertanya pada diri sendiri, apakah Anda sudah siap untuk memulai bisnis ini atau belum. Jika tujuan bisnis Anda hanya mengikuti trend saja maka Anda akan menyesal di kemudian hari. Bisnis bukanlah pakaian yang jika Anda bosan memakainya lalu mengganti dengan pakaian yang Anda sukai. Bagaimana saya mengatakan bahwa bisnis bukanlah pakaian? Karena kita akan mengeluarkan biaya untuk memulai bisnis, terutama jika memilih franchise.

Franchise adalah salah satu bisnis yang sangat digandrungi saat ini, bukan hanya di negara kita saja. Jika Anda ingin memulai bisnis franchise maka Anda harus merencanakannya dengan baik. Bisa saja Anda saat ini memutuskan untuk bergabung pada salah satu perusahaan franchise yang terlihat sangat baik. Tapi, saya katakan Anda tidak bisa melihat bisnis hanya dari satu sisi saja. Seperti halnya ketika Anda sedang jalan-jalan, lalu Anda melihat salah satu gerai franchise yang sangat ramai pengunjung. Saya katakan jangan menilai hal itu sebagai satu prospek bisnis yang menjanjikan.

tips memulai bisnis franchise

 gambar diambil dari http://pas-wordpress-media.s3.amazonaws.com

Memulai bisnis frachise sama halnya dengan berinvestasi produk lainnya.Semua membutuhkan perencanaan dan modal agar hasil yang Anda dapatkan lebih maksimal. Karena itu, Anda harus memilikirkan beberapa hal untuk memulai bisnis yang sangat luar biasa ini.

Berikut adalah 4 hal penting yang harus Anda pertimbangkan sebelum memulai bisnis franchise.

1. Mengapa memilih franchise
Apa yang mendasari Anda memilih bisnis franchise, padahal ada cukup banyak bisnis yang bisa Anda pilih. Satu hal yang harus Anda pikirkan adalah mengapa Anda memilihnya. Ada beberapa alasan mengapa bisnis ini sangat diminati diantaranya karena dengan menjalankan franchise maka Anda yang menjadi bos. Anda bisa memulai bisnis ini dengan modal kecil, Anda bisa mendapatkan keuntungan dalam waktu singkat. Atau mungkin Anda ingin bekerja bersama keluarga Anda. Masing-masing orang memang memiliki alasan yang mungkin berbeda mengapa mereka meilih bisnis franchise. 

Pada umumnya, untuk memulai bisnis franchise mereka harus lebih aktif bahkan bekerja dengan tangan sendiri agar keuntungan yang didapatkan lebih banyak. Jika modal yang Anda miliki pas-pasan maka Anda harus memulainya sendiri, Anda yang menjalankan bisnis ini dan Anda yang akan menerima risikonya. Jika Anda sudah siap maka Anda bisa menjalankan franchise. Bisnis ini adalah bisnis investasi dimana Anda harus bekerja lebih keras untuk mengembalikan investasi Anda secepat mungkin, kemudian Anda akan mendapatkan keuntungan.

2. Siapa rekan Anda?
Mungkin saja Anda ingin bekerja sama dengan orang lain untuk menjalankan suatu bisnis. Karena dengan bekerja sama maka modal yang Anda keluarkan lebih sedikit, tapi keuntungan harus dibagi bersama. Sebelum memulai franchise, Anda harus menentukan apakah Anda bersama rekan atau Anda sendiri yang menjalankan bisnis ini. Banyak sekali franchise yang dijalankan oleh beberapa anggota keluarga. 

Lalu, apakah Anda juga akan bekerja sama dengan keluarga, atau Anda sendiri yang bekerja? Jika Anda siap untuk menerima risiko sendiri, mengerjakan bisnis sendiri ataupuan Anda harus mencari modal sendiri, maka Anda bisa menjalankan bisnis franchise sendiri. Tapi, jika Anda ingin lebih ringan baik modal maupun pekerjaan, maka Anda bisa mencari relasi atau rekan kerja untuk menjalankan bisnis ini.

3. Dimana mencari referensi yang tepat
Banyak sekali referensi untuk memulai bisnis franchise, dan Anda tak perlu khawatir dengan hal ini. Anda bisa memilih salah satu franchise yang menguntungkan dan menjanjikan di masa depan. Anda bisa memilih beberapa website resmi dari perusahaan franchise ternama, atau bertanya langsung pada owner perusahaan tersebut. Anda juga bisa mencari pelatihan singkat sebagai bekal untuk membuka frachise.

Saat ini, banyak sekali pengusaha franchise yang siap membantu Anda memulai bisnis dari nol hingga Anda balik modal dan bisa merasakan keuntungannya. Anda juga bisa mendapatkan training dan konsultasi gratis sehingga bisnis yang Anda jalankan tidak mengalami kebangkrutan.

4. Apakah Anda berpengalaman?
Banyak yang bingung bagaimana memulai franchise, sebelum Anda memulainya, pikirkan apakah Anda perpengalaman menjalankan bisnis tersebut? Jika Anda berpengalaman maka Anda bisa memilih franchise yang Anda inginkan. Tapi, jika Anda belum pernah menjalankan bisnis tersebut, Anda harus berpikir ulang. Hampir semua perusahaan franchise memberi kesan yang sangat sempurna pada bisnis mereka.

Anda bisa saja memilih perusahaan franchise yang memiliki profil sangat baik, tapi Anda belum pernah menjalankan bisnis tersebut. Saya rasa Anda harus mencari orang yang sudah menjalankan bisnis tersebut. Para franchisor pada umumnya akan mencari orang untuk bergabung pada perusahaannya, tanpa mereka peduli apakah Anda berpengalaman atau tidak.

Bagaimana, apakah menurut Anda memulai bisnis franchise itu membutuhkan pertimbangan di atas?